<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ahmad&#039;s Notes</title>
	<atom:link href="http://ahmadhaddad.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ahmadhaddad.com</link>
	<description>Berbagi Itu Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Apr 2012 11:44:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Mengapa Orang Yang Shalat Lebih Tenang Menghadapi Kesulitan?</title>
		<link>http://ahmadhaddad.com/islamologi/mengapa-orang-yang-shalat-lebih-tenang-menghadapi-kesulitan.htm</link>
		<comments>http://ahmadhaddad.com/islamologi/mengapa-orang-yang-shalat-lebih-tenang-menghadapi-kesulitan.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2012 11:44:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AhmadHaddad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamologi]]></category>
		<category><![CDATA[kewajiban]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadhaddad.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Shalat menghubungkan manusia dengan kekuatan tanpa batas yang akan membuat seluruh kesulitan dan masalah menjadi mudah. Terkadang kita mendengar kisah-kisah para ulama dan auliya yang ketika menghadapi masalah mereka segera menunaikan shalat. Dalam dua ayat disebutkan bahwa shalat adalah tempat perlindungan bagi orang-orang mukmin: Dalam dua ayat itu dijelaskan terkait apa saja manusia harus bersabar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Shalat menghubungkan manusia dengan kekuatan tanpa batas yang akan membuat seluruh kesulitan dan masalah menjadi mudah. Terkadang kita mendengar kisah-kisah para ulama dan auliya yang ketika menghadapi masalah mereka segera menunaikan shalat.<br />
Dalam dua ayat disebutkan bahwa shalat adalah tempat perlindungan bagi orang-orang mukmin:<br />
<a href="http://ahmadhaddad.com/wp-content/uploads/2012/04/Untitled-1.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-98" title="aayat sholat" src="http://ahmadhaddad.com/wp-content/uploads/2012/04/Untitled-1.png" alt="" width="601" height="102" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam dua ayat itu dijelaskan terkait apa saja manusia harus bersabar dan berlindung dalam shalat. Tidak disebutkannya satu contoh pada ayat itu menunjukkan pencakupan segala hal. Yakni kita harus bersabar dan berlindung dalam shalat dalam segala hal, bukan hanya ketika dalam kondisi perang saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengapa shalat disebut sebagai tempat perlindungan?</p>
<p style="text-align: justify;">Shalat adalah pertemuan dengan Allah Swt dan permohonan perlindungan di bawah naungan kekuasaan-Nya. Shalat menggairahkan iman manusia dan memahamkan pada dirinya bahwa dia sedang menyandarkan diri pada kekuatan tanpa batas. Dengan demikian shalat menghubungkan manusia dengan kekuatan tanpa batas, dan oleh karena itu, orang yang berlindung dalam shalat, merasa lebih kuat dan tenang dalam menghadapi berbagai peristiwa. (IRIB Indonesia/MZ)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadhaddad.com/islamologi/mengapa-orang-yang-shalat-lebih-tenang-menghadapi-kesulitan.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Silaturahmi: Elemen Penting dalam Kehidupan Islami</title>
		<link>http://ahmadhaddad.com/islamologi/silaturahmi-elemen-penting-dalam-kehidupan-islami.htm</link>
		<comments>http://ahmadhaddad.com/islamologi/silaturahmi-elemen-penting-dalam-kehidupan-islami.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Mar 2012 05:12:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AhmadHaddad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamologi]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[nasihat]]></category>
		<category><![CDATA[silaturahmi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadhaddad.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Hujjaul Islam Saeed Bahmani, Ketua Kelompok Ulumul Quran Pusat Budaya dan Maarif Al-Quran Iran, mengatakan, &#8220;Silaturahmi merupakan variabel kehidupan Islami dan sunnah hasanah masyarakat Muslim.&#8221; Mehr News (12/3) melaporkan, Bahmani mengatakan bahwa silaturahmi merupakan salah satu variabel penting dalam masyarakat Islam. Artinya, terdapat berbagai variabel dalam kehidupan dan yang menjadikannya berstatus islami adalah silaturahmi. Menurutnya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ahmadhaddad.com/wp-content/uploads/2012/03/silaturahmi.jpg"><img class="alignleft  wp-image-86" title="silaturahmi" src="http://ahmadhaddad.com/wp-content/uploads/2012/03/silaturahmi.jpg" alt="" width="210" height="160" /></a>Hujjaul Islam Saeed Bahmani, Ketua Kelompok Ulumul Quran Pusat Budaya dan Maarif Al-Quran Iran, mengatakan, &#8220;Silaturahmi merupakan variabel kehidupan Islami dan sunnah hasanah masyarakat Muslim.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Mehr News (12/3) melaporkan, Bahmani mengatakan bahwa silaturahmi merupakan salah satu variabel penting dalam masyarakat Islam. Artinya, terdapat berbagai variabel dalam kehidupan dan yang menjadikannya berstatus islami adalah silaturahmi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, sedemikian penting silaturahmi itu sehingga Allah Swt dalam ayatnya berfirman;</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://ahmadhaddad.com/wp-content/uploads/2012/03/surah.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-84" title="surah" src="http://ahmadhaddad.com/wp-content/uploads/2012/03/surah.jpg" alt="" width="668" height="85" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: left;">Para penafsir al-Quran berpendapat bahwa penyandingan silaturahmi dengan Allah Swt di awal surat an-Nisa itu membuktikan pentingnya masalah silaturahmi. Ayat itu dari awal dan akhir menceritakan tentang penciptaan manusia. Pada hakikatnya, manusia adalah dari satu darah. Karena semua umat manusia adalah keturunan Nabi Adam dan Hawa. Oleh karena itu, silaturahmi menjadi variabel penting dalam kehidupan islami. (IRIB Indonesia)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadhaddad.com/islamologi/silaturahmi-elemen-penting-dalam-kehidupan-islami.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Imam Khomeini: Persatuan dan Revolusi Islam</title>
		<link>http://ahmadhaddad.com/sosok/imam-khomeini-persatuan-dan-revolusi-islam.htm</link>
		<comments>http://ahmadhaddad.com/sosok/imam-khomeini-persatuan-dan-revolusi-islam.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2012 15:49:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AhmadHaddad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[Iran]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Persatuan]]></category>
		<category><![CDATA[Revolusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadhaddad.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[           Pada tanggal 3 Juni, 20 tahun silam, saat perlahan-lahan umat Islam mulai bangkit, ketika ia memberikan seteguk air harapan kepada umat yang berkuasa, ketika kehadirannya masih dibutuhkan, ia dipanggil Allah SWT. Itulah Ayatullah Ruhullah Al-Musawi Al-Khomeini, yang semasa hidupnya diisi dengan perjuangan menegakkan nilai-nilai Islam.  Seorang ulama yang telah memimpin revolusi Islam di Iran, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ahmadhaddad.com/wp-content/uploads/2012/03/i.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-75" title="i" src="http://ahmadhaddad.com/wp-content/uploads/2012/03/i-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a>           Pada tanggal 3 Juni, 20 tahun silam, saat perlahan-lahan umat Islam mulai bangkit, ketika ia memberikan seteguk air harapan kepada umat yang berkuasa, ketika kehadirannya masih dibutuhkan, ia dipanggil Allah SWT. Itulah Ayatullah Ruhullah Al-Musawi Al-Khomeini, yang semasa hidupnya diisi dengan perjuangan menegakkan nilai-nilai Islam.  Seorang ulama yang telah memimpin revolusi Islam di Iran, namun pengaruhnya telah melewati batas negaranya. Dalam perjuangannya, Imam Khomeini telah mengembalikan keyakinan dunia bahwa Islam merupakan agama paling sempurna yang menawarkan kebahagiaan hidup manusia. Bisa dikatakan bahwa salah satu tujuan Imam Khomeini dalam membentuk pemerintahan Islam di Iran adalah dalam rangka membuktikan bahwa Islam dapat berperan secara efektif dalam berbagai bidang kehidupan.</p>
<p style="text-align: justify;">                     Amien Rais dalam Dinamika Revolusi Islam Iran mengatakan bahwa sumbangan positif revolusi Iran bagi dunia Islam adalah keberhasilannya dalam mengembalikan rasa percaya diri negara-negara Muslim di seantero dunia. Sekalipun pada umumnya negara-negara sudah memperoleh kemerdekaan politik pada masa pasca Perang Dunia II, akan tetapi dalam kenyataan mereka masih belum dapat membebaskan diri dari penjara psikologis imperialisme Barat atau Timur. Cukup banyak Negara Muslim yang seperti yatim piatu dan merasa aman hanya bila bergantung pada kekuatan Barat atau Timur. Itulah sebabnya Robin Woodsworth Carlsen ilmuwan dan filosof Kanada, pernah pula berkata bahwa <em>“Imam Khomeini dan Rakyat Iran telah melakukan sebuah tindakan bersejarah yang agung. Menurut pendapat saya, sebagai seorang Barat dan non-Muslim, saya percaya inilah sebuah mukjizat bahwa revolusi Ilahiah di dunia sekarang ini terjadi dalam cara seperti itu.”</em></p>
<p style="text-align: justify;">                     Di sinilah Republik Islam Iran sebagai produk Revolusi Islam, menjadi sebuah model yang sama sekali baru di dunia politik modern. Republik Islam Iran merupakan Negara pertama yang memadukan lembaga-lembaga politik modern (seperti presiden dan perlemen) dengan Wilayah al-Faqih (Pemerintahan para Fuqaha). Wilayah al-faqih bisa dianggap sebagai karya luar biasa Imam Khomeini yang telah berhasil ditransformasikannya menjadi konsep dan sistem politik Islam. Ia meyakini secara mendalam tentang keterkaitan erat antara agama dan politik, yang menjadi salah satu landasan utama bagi keteguhannya dalam mengembangkan konsep “Pemerintahan Islam yang dipimpin para ulama.”</p>
<p style="text-align: justify;">               Keberhasilan revolusi Islam Iran tentu tidak bisa dilepaskan dengan keberhasilan yang dilakukan oleh Imam Khomeini dalam memimpin perubahan yang mencengangkan tersebut. Tidak dapat dipungkiri bahwa revolusi Islam Iran telah menjadi inspirasi bagi pejuang-pejuang Islam dan para tokoh revolusioner setelahnya, kecuali bagi orang-orang yang tidak sanggup melihat kenyataan.</p>
<p style="text-align: justify;">        Norman Mailer seorang penulis berkata,<em>”Khomeini telah menawarkan kepada kita kesempatan untuk membangunkan agama kita yang lemah, keyakinan dalam kekuatan kata-kata.”</em> Demikian juga yang diucapkan salah seorang cendekiawan Muslim terkemuka dunia Hamid Maulana bahwa “Di dunia Barat, pasca abad renaissance, dan di dunia Islam, pasca zaman-zaman keemasannya dulu, tidak pernah bisa ditemukan seorang tokoh penggerak revolusi seperti Imam Khomeini. Pemikiran dan gerakannya berpengaruh secara signifikan di seluruh dunia. Tidak ada kekuatan apapun yang ditakutinya. Lewat gaya hidupnya yang sederhana dan komitmennya yang kuat terhadap ajaran Islam, Imam Khomeini telah mengubah peta kekuatan politik di dunia.”</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sosok Teladan bagi Para Politisi Islam</strong></p>
<p style="text-align: justify;"> Hamid Algar dalam Imam Khomeini Sang Sufi mengatakan,“Pada usia yang masih cukup muda, Khomeini telah mengembangkan suatu visi tentang Islam yang berbeda, yang meliputi dimensi spiritual, intelektual, sosial dan politiknya, yang telah dipegangnya dengan teguh selama lebih dari setengah abad. Sesungguhnya salah satu ciri sifatnya yang paling nyata adalah tingkat konsistensinya yang tinggi dan tak banyak dimiliki orang.” Karena itu, bagi Ayatullah Khomeini seorang arif tak akan benar-benar mencapai maqam spiritual tertinggi jika tidak memanifestasikan keimanan puncak yang telah diraihnya dalam bentuk concern sosial politik untuk mereformasi masyarakat dan membebaskan kaum tertindas dari rantai penindasannya.</p>
<p style="text-align: justify;"> Dalam konteks perpolitikan di Indonesia, sosok seperti beliau nampaknya memang sangat kita butuhkan walaupun menjadi sesuatu yang sulit untuk kita temukan, termasuk dari para politisi yang mewakili parpol Islam dan mengatasnamakan berjuang untuk umat Islam. Hal ini disebabkan, karena perpolitikan kita memang tidak mengalami perubahan yang berarti meskipun angin reformasi telah berhembus kurang lebih 10 tahun lamanya. Sikap pragmatis dalam mengejar kekuasaan sudah menjadi hal yang lumrah dilakoni oleh partai politik dan politisinya. Maka tidak mengherankan, kalau praktek politik dagang sapi, politik uang dan segala bentuk penyelewengan, menjadi tontonan sehari-hari dalam kehidupan berpolitik di tanah air. Kondisi seperti ini akan terus berlangsung manakala kita tidak merubah paradigma perpolitikan kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Paradigma kita dalam berpolitik harus digeser dari politik untuk kekuasaan semata menuju politik yang berlandaskan pada nilai-nilai. Misi perpolitikan seperti inilah yang berhasil diwujudkan oleh Imam Khomeini di negaranya Iran. Karena itu tidak ada salahnya untuk meneladani sosok kepribadian beliau bagi para politisi, khususnya politisi Islam yang sering berteriak tentang nilai-nilai luhur seperti kebenaran, kejujuran, keadilan, kesejahteraan dan sebagainya, tetapi tidak pernah konsisten dalam memperjuangkannya, sehingga hanya tersisa menjadi sebatas jargon dan slogan semata.</p>
<p style="text-align: justify;"> Di Iran, karena perpolitikannya dilandaskan pada nilai-nilai, maka dengan sendirinya terbentuk sistem politik yang memberikan ruang bagi orang-orang yang tercerahkan dan berpegang pada nilai-nilai tersebut. Sebaliknya di Indonesia, yang menjalankan sistem politik dengan orientasi kekuasaan pragmatis, maka yang difasilitasi hanyalah politisi-politisi busuk, yang gila kekuasaan dan kedudukan, yang menghalalkan segala cara. Coba kita bandingkan bagaimana sikap Imam Khomeini! Setelah Republik Islam berdiri, alih-alih memikirkan kekuasaan dan kedudukan baginya, malahan fokus Imam Khomeini tertuju kepada perjuangan rakyat Palestina dan rakyat dunia lainnya yang menderita. Bagi beliau, pendirian Republik Islam memang ditujukan untuk membebaskan penderitaan kaum tertindas. Ia menganggap, kerusakan di dunia disebabkan oleh sistem sosialisme dan kapitalisme yang dimotori oleh negara-negara adidaya, terutama Amerika Serikat dan Inggris yang memang memiliki sejarah penindasan bagi rakyat Iran.</p>
<p style="text-align: justify;">Ayatullah Khomeini, bagi banyak orang Barat, adalah nama yang lekat dengan fundamentalisme, ekstrimisme dan otoritarianisme. Kenyataannya, berbeda dari yang sering dipahami banyak orang. Imam Khomeini, seperti diuraikan dalam buku Wasiat Sufi-nya justru sarat dengan unsur-unsur human interest, seperti keterbukaan, kasih sayang, kepedulian dan bahkan modernitas. Semuanya mengisyaratkan satu hal bahwa, jauh sebelum dikenal sebagai mulla-faqih dan pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatullah Khomeini, tak diragukan lagi, adalah seorang sufi. Tasawuf Imam Khomeini, tidaklah berpandangan untuk menolak dunia ini, tetapi menjadi basis bagi kegiatan-kegiatan keduniaan.</p>
<p style="text-align: justify;"> Imam Khomeini juga termasuk ulama yang memandang penting persatuan Sunni-Syiah/Persatuan Islam. Beliau berpesan bahwa, “Sesungguhnya menanam perpecahan antara sesama mazhab Islam hanya akan merobek-robek mereka sendiri sampai mereka tidak mampu lagi berbuat untuk kepentingan Islam dan Muslimin. Para antek negara-negara besar tidak menginginkan terealisirnya persatuan antara Syiah dan Sunnah.” Karena itu bila ada kelompok yang selalu mempropangandakan permusuhan dan perpecahan dalam tubuh umat Islam, maka ia adalah bagian dari antek-antek Barat dan Zionisme internasional.</p>
<p style="text-align: justify;"> Beliau juga adalah figur sejati pecinta Rasulullah SAW dan Ahli Baitnya. Sayyid Ahmad Khomeini putranya pernah menuturkan kisah bahwa pada suatu hari Imam bolak-balik di kamarnya seperti sedang dilanda kerisauan hati. Ketika Sayyid Ahmad bertanya, apa yang dirisaukannya, Imam Khomeini berkata, <em>“Seandainya aku masih muda, demi kecintaanku kepada Rasulullah SAW, aku akan pergi mencari Salman Rusdhie dan membunuhnya dengan tanganku sendiri.”</em> Inilah yang dirisaukan Imam Khomeini pada hari-hari terakhir hayatnya. Ia telah menetapkan hukuman mati bagi Salman Rusdhie, tetapi ia merasa ia sendirilah yang harus mendapat kehormatan membunuh orang yang menghina Rasulullah SAW. Demikianlah sosok Imam Khomeini, ia besar bukan karena membentuk kelompok radikal yang hanya muncul sesaat lalu dilibas daur waktu. Ia dikenal bukan karena dibesarkan oleh media massa atau rekayasa, tapi besar karena ia hanya tahu <strong>‘Yang Mahabesar</strong>’.</p>
<p>Sumber:<em> http://buletinmitsal.wordpress.com/perspektif/imam-khomeini-sang-sufi-yang-revolusioner/</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadhaddad.com/sosok/imam-khomeini-persatuan-dan-revolusi-islam.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Imam Khomeini: Pencetus Revolusi Islam</title>
		<link>http://ahmadhaddad.com/sosok/imam-khomeini-pencetus-revolusi-islam.htm</link>
		<comments>http://ahmadhaddad.com/sosok/imam-khomeini-pencetus-revolusi-islam.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2012 15:19:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AhmadHaddad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[Iran]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Revolusi]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadhaddad.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[    Tergoncangnya sendi-sendi kekuasaan pemikiran ateisme dan materialisme di dunia modern dan mengalirnya pengaruhnya revolusi Islam yang digulirkan Imam Khomeini mendorong para tokoh dan pemikir dunia untuk berkomentar tentang fenomena besar ini, baik figur sang pemimpin maupun revolusi yang dipimpinnya.        Tak diragukan bahwa Imam Khomeini memiliki peran yang sangat besar dalam melahirkan revolusi agung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ahmadhaddad.com/wp-content/uploads/2012/03/Imam-Khomeini.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-68" title="Imam-Khomeini" src="http://ahmadhaddad.com/wp-content/uploads/2012/03/Imam-Khomeini-300x216.jpg" alt="" width="300" height="216" /></a>    Tergoncangnya sendi-sendi kekuasaan pemikiran ateisme dan materialisme di dunia modern dan mengalirnya pengaruhnya revolusi Islam yang digulirkan Imam Khomeini mendorong para tokoh dan pemikir dunia untuk berkomentar tentang fenomena besar ini, baik figur sang pemimpin maupun revolusi yang dipimpinnya.</p>
<p style="text-align: justify;">       Tak diragukan bahwa Imam Khomeini memiliki peran yang sangat besar dalam melahirkan revolusi agung di Iran, negara yang selama puluhan tahun tenggelam dalam penindasan rezim despotik. Sementara revolusi itu sendiri memiliki makna yang khas karena dipimpin oleh seorang figur ulama kharismatik yang pemberani. Hal itu menyadarkan umat manusia bahwa insan modern tidak dapat menerima kezaliman dan ketidakadilan. Kemampuan melawan kezaliman dapat diperoleh berkatbantuan ilahi.</p>
<p style="text-align: justify;">           Tak sedikit tokoh dan pemikir yang meyakini bahwa revolusi Islam Iran yang dipimpin Imam Khomeini membuka lembaran baru bagi sejarah dunia Islam bahkan dunia spiritual secara umum. Mereka percaya bahwa seruan suci yang disampaikan Imam Khomeini berhasil mengguncang dunia. Pemikiran dan perilakunya, Imam mengenalkan Islam kepada dunia. Pengaruh gerakan revolusi Imam Khomeini dirasakan juga di daratan Eropa.</p>
<p style="text-align: justify;">          Revolusi Islam Iran diyakini telah menumbuhkan semangat spiritual dan keagamaan di dunia. Gereja menemukan spirit baru, dan kehidupan keagamaan kembali bergairah di Eropa. Jutaan pengikut Kristen menantikan kedatangan kembali Yesus. Pengaruh revolusi ini tidak terbatasi pada wilayah Iran. Umat Islam bahkan di wilayah Asia selatan dan Afrika hingga Balkan dan Kaukasus diterpa oleh pengaruhnya pula.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>Sumber: islammuhammadi; IRIB</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadhaddad.com/sosok/imam-khomeini-pencetus-revolusi-islam.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagi Itu Menyenangkan</title>
		<link>http://ahmadhaddad.com/opini/berbagi-itu-menyenangkan.htm</link>
		<comments>http://ahmadhaddad.com/opini/berbagi-itu-menyenangkan.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Mar 2012 16:50:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AhmadHaddad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[Menyenangkan]]></category>
		<category><![CDATA[Sedekah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadhaddad.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[    Hidup di dunia ini akan terasa sulit jika kita tidak mengenal hakekat dari kehidupan itu sendiri. dari pandangan saya, salah satu hakekat dari hidup adalah berbagi(positif things). Berbagi sesuatu hal kepada orang lain sehingga menjadikan orang tersebut bahagia, terlihat simpel tapi begitu besar dampak nya. Kenapa begitu besar ?? karena dengan Berbagi hal hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ahmadhaddad.com/wp-content/uploads/2012/03/giving.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-61" title="giving" src="http://ahmadhaddad.com/wp-content/uploads/2012/03/giving-244x300.gif" alt="" width="244" height="300" /></a>    Hidup di dunia ini akan terasa sulit jika kita tidak mengenal hakekat dari kehidupan itu sendiri. dari pandangan saya, salah satu hakekat dari hidup adalah berbagi(positif things).<br />
Berbagi sesuatu hal kepada orang lain sehingga menjadikan orang tersebut bahagia, terlihat simpel tapi begitu besar dampak nya. Kenapa begitu besar ?? karena dengan Berbagi hal hal yang positif pastinya, kita bisa mempererat pesahabatan/persaudaraan/pertemanan, menambah wawasan jika hal yang di bagikan itu adalah Ilmu, meringankan beban orang lain dengan bersedekah dan masih banyak hal lain yang bisa di dapatkan dari berbagi hal hal positif.</p>
<p style="text-align: justify;">     Berbagi itu menyenangkan, yup !! dengan berbagi hal hal positif kepada orang lain sehingga mampu membuat orang itu bahagia, atau beban hidup nya terasa lebih ringan, akan ada something atau efek di otak dan jiwa si pemberi sehingga akan merasakan bahagia 2 kali lipat dari si penerima, percaya ?? percayalah <img src='http://ahmadhaddad.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: Justify;">    so, Mungkin anda sudah paham maksud dari tagline Blog ini <img src='http://ahmadhaddad.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , jadi untuk artikel pertama sekaligus pembuka dari Blog ini saya ingin berbagi Sholawat dan Al Fatihah kepada para pengunjung Blog ini semoga dilimpahi rahmat oleh ALLAH dan Memperoleh syafaat pula dari utusan Allah Nabi Muhammad SAW beserta keluarga suci nya. Amiienn&#8230;</p>
<p style="text-align: Justify;">Allahumma sholli ala muhammad wa aali muhammad <img src='http://ahmadhaddad.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadhaddad.com/opini/berbagi-itu-menyenangkan.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://ahmadhaddad.com/uncategorized/hello-world.htm</link>
		<comments>http://ahmadhaddad.com/uncategorized/hello-world.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Dec 2011 07:01:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AhmadHaddad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadhaddad.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadhaddad.com/uncategorized/hello-world.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

